Popular Post

Posted by : Andrian Suseno 15 Feb 2014

Tidak seperti biasanya gua share tentang Game atau Software, gua kali ini mao berbagi bagaimana kita " Memanfaatkan Barang-Barang Bekas Menjadi Lebih Berguna [metode Sains Terapan] ". Gua nge post ini karena mengingat tugas kelompok Sains Terapan sekolahan yang bikin bingung -__- | Bikin Bingung? Kenapa? | Iya, soal nya gua bosen aja tugas Sains Terapan bikin nya makanan mulu, sedangkan  kan banyak barang bekas di sekitar kita belom dimanfaat kan dengan baik. Okee gua malah jadi curhat gini.
Kita tau kan kalo Bumi kita ini rasanya udah engga adem lagi, apalagi tengah hari bolong, yapp itu karena pengaruh adanya Global Warming. Sebagai anak muda penerus bangsa, kita gak mau dong, bumi kita ini hancur dengan cepat, sebab nantinya penerus kita tidak lagi melihat Bumi yang asri nan indah ini. Maka dari itu kita harus mampu dan mau untuk memanfaat kan apa saja barang-barang bekas yang ada di sekitar kita ini tentunya agar dapat menjadi barang yang lebih baik dan dibutuhkan.


Berikut ini cara memanfaatkan barang bekas menjadi barang sederhana yang berguna :

1. Mendaur Ulang Kertas
Tahukah Anda : "Daur ulang satu ton kertas dapat menghemat 17 pohon, 7.000 galon air, 380 galon minyak, 3,3 meter kubik ruang TPA dan 4.000 kilowatt energi yang cukup untuk kekuatan rumah rata-rata US selama enam bulan-dan mengurangi emisi gas rumah kaca oleh satu metrik ton ekuivalen karbon (MTCE)."
Menurut penelitian, ternyata kertas daur ulang menghemat sumber daya alam, menghemat energi, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan membuat ruang TPA gratis untuk jenis lain dari sampah yang tidak dapat didaur ulang.
Dan sekarang kita pun dapat mempraktekkannya jikalau kita mau :D

Alat yang dibutuhkan :
  1. Screen dengan bingkainya
  2. Kertas
  3. Bata/Batu
  4. Ember + Baskom
  5. Setrika
  6. Air
  7. Kain Katun
  8. Blender
  9. Papan Kayu + Meja
  10. Spons


Cara Membuat :
Ikuti langkah pembuatan kertas daur ulang pada  gambar di bawah ini :


Berikut penjelasan dari gambar di atas:
  1. Robek kertas kecil-kecil lalu rendam dengan air di ember selama satu hari,
  2. Blender kertas sampai seperti bubur, 
  3. Tuangkan bubur kertas ke dalam baskom yang berisi air, lalu aduk lagi,
  4. Letakkan Spons di atas meja, taruh kain yang sudah dibasahi di atasnya,
  5. Saring bubur kertas dengan screen sablon (jangan terlalu tebal),
  6. Letakkan di atas kain dengan posisi screen sablon menghadap kebawah, Gosok sedikit-sedikit. lalu angkat dengan hati-hati,
  7. Tutup dengan kain yang sudah dibasahi, ulangi langkah 5 dan 6,
  8. Apabila sudah berlapis, kira-kira 3 lapis/2 lapis, tutup dengan menggunakan papan kayu yang ukurannya lebih besar dari bahan spon/kain. beri pemberat batu / bata,
  9. Biarkan 1 jam atau lebih tergantung cuaca, sampai terlihat cukup kering,
  10. Angkat perpasang lalu jemur di bawah terik matahari,
  11. Setrika sepasang demi sepasang kemudian buka kainnya dengan pelan-pelan.
  12. Nah! Kertas daur ulang sudah siap digunakan. Ulangi langkah-langkah beberapa kali sampai anda merasa puas dengan hasil yang di kerjakan.
Trik & Tips Kreasi Kertas dijadikan lebih cantik :

Bila anda ingin memperindah kertas daur ulang anda, berikut beberapa tips untuk kreasi lanjutan.
1. Kreasi Kertas dengan Corak Nature : Untuk membuat corak Nature ini, anda bisa mengumpulkan bahan-bahan dari alam, contohnya seperti: bunga-bungaan, daun-daun, rumput-rumput, dan bahan lain. (untuk memudahkan proses pilih bahan yang mudah kering)

2. Kreasi Kertas dengan Corak Kertas Warna : Untuk membuat corak unik ini, anda bisa membuatnya dari bahan-bahan kertas bekas. misal ; kertas koran, tabloid, atau kertas lipat warna.

Beberapa teknik-teknik


a. Proses Penempelan : Setelah langkah 6 diatas, bubur kertas yang sudah menempel pada kain jangan ditutup terlebih dahulu. tempelkan bahan-bahan yang beragam, akan lebih bagus lagi warnanya juga beragam.

b. Proses Pencampuran : Proses pencampuran ini dimula pada langkah 2. diatas, pada saat pembuatan bubur kertas (di blender) masukkan bahan-bahan, lalu lanjutkan langkah-langkah selanjutnya dengan biasanya.

c. Proses Pressing : Proses pressing ini sama seperti proses penempelan, bahan yang ada di tempel pada bubur kertas sebelum di press mengunakan papan kayu.

*ada beberapa yang menggunakan lem kayu untuk memudahkan proses pembuatan kertas, caranya lem kayu di campur dengan adonan kertas saat di blender.


PEWARNAAN
Bahan-bahan alami yang dapat digunakan :
1. Kunyit : menghasilkan warna kuning alami
2. Daun Jati : menghasilkan warna merah alami
3. Daun Pandan : menghasilkan warna hijau alami
4. Gambir : menghasilkan warna hitam alami
5. Pacar Cina : menghasilan warna merah muda
6. Nila : menghasilkan warna Biru


Kreatifitas dapat digunakan untuk kreasi lain seperti kotak dus, kerajinan, dll.
Berikut Hasil jadi dari Kreatifitas Pembuatan Kertas Daur Ulang :


 




2. Pembuatan Lampu Botol Tenaga Matahari

cara membuat lampu Botol :
Alat dan Bahan yang diperlukan, yaitu:
  1. Botol PET* bekas air mineral (penjelasan PET)
  2. Plat logam yang biasanya digunakan untuk atap (biasa disebut "seng")
  3. Lem silikon atau lem yang tahan panas dan cuaca
  4. Bleach atau bahan yang digunakan untuk pemutih pakaian
  5. Air murni atau air mineral

Langkah-langkah pembuatannya
:
Potong plat yang sudah anda siapkan tadi sekitar 9 x 10 inchi dengan gunting khusus untuk logam. Bahan ini bisa dengan mudah anda dapatkan di toko material. Alangkah lebih baik jika anda menggunakan plat bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Jangan pernah memotong plat logam dengan kunting kertas, karena akan merusak gunting itu sendiri.

Buatlah 2 buah gambar lingkaran dengan perbedaan besar lingkaran sekitar 1-2cm. Ukuran lingkaran dalam kira-kira seukuran dengan diameter botol yang akan digunakan, karena nantinya botol akan dimasukkan ke lubang itu. Potong lingkaran pada sisi dalam. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar.

Setelah lingkaran bagian dalam terpotong, buatlah potongan-potongan keluar dengan jarak antar potongan sekitar 1cm. Dengan catatan tidak boleh melebihi garis terluar.

Amplas botol bekas air minum yang sudah anda siapkan. Jangan lupa untuk melepas labelnya. Alasan botol diamplas adalah agar mempermudah proses penempelan.

Masukan botol yang sudah diamplas tadi ke dalam lubang plat yang sudah anda siapkan dengan perbandingan 1/3 ukuran botol untuk sisi yang ada tutupnya (sisi bawah botol lebih masuk). Kemudian oleskan lem dikitar lubang. Oleskan pada dua sisinya agar kualitas daya rekatnya bagus dan terhindar dari kebocoran.

Setelah lem kering, langkah selanjutnya adalah isi botol dengan air mineral hingga hampir penuh kemudian tuangkan sekitar satu tutup botol bleach ke dalamnya.

Lampu botol anda sudah siap digunakan. Sekarang tinggal proses instalasinya. Lampu botol ini setara dengan lampu 55watt.





Untuk proses instalasinya fleksibel dan menurut kebutuhan dan kondisi ditempat anda. Yang harus anda lakukan secara garis besar adalah membuat lubang seukuran botol juga di bagian atap yang ingin dipasangi lampu ini.

Tempatkan perangkat lampu botol anda diatas atap berlubang tadi. Kemudian gunakan paku atau baut untuk mengencangkan sisi-sisi plat lampu botol dengan bagian atap anda.




Langkah selanjutnya adalah memberi lem disekitar sambungan tadi, agar saat hujan turun air tidak masuk kesela-sela lubang atap anda. Pastikan semua tertutup rapat dengan lem.
Langkah terakhir adalah memberi lem pada tutup botol.

Demikianlah penerapan teknologi sederhana ramah lingkungan yang sudah menerangi jutaaan manusia. Sekarang giliran anda berbagi dengan orang-orang di sekitar anda supaya mereka mendapat penerangan juga tanpa harus memasang lampu dan menyalakan listrik di siang hari. Kita bisa lebih berhemat dan mengurangi emisi CO2.


HIJAU kan BUMI KITA~


{ 2 Komentar... read them below or Comment (komen dibawah yoo) }

  1. If only young people today much like you, who make use of useless goods become more useful our Earth will be groomed more later ^_^
    Keep Blogging and keep our Earth :cendol:

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe thanks for the compliment, yes I like you sayings :-d

      Hapus

Marilah Kita Terapkan Berkomentar, karena pengunjung yang baik selalu meninggalkan jejak di komentarnya nya.
Berkomentarlah dengan baik dan sopan :)

- Copyright © Andrian Suseno - re-Design by Andrian Suseno - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -